• DPRD Kota Pekalongan
  • dprd.pekalongankota.go.id
  • 25 Februari 2021
Berita
Berita DPRD Kota Pekalongan

“

“ Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Pekalongan.”


“ Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Pekalongan.”



Pekalongan –Penanganan Covid-19 telah memasuki babak baru yaitu dengan dimulainya pemberian vaksin. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penyeselesaian penanganan pandemi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi yang diadakan di aula pertemuan RSUD Bendan Pekalongan pada hari Senin (25/1/2021) dihadiri oleh jajaran pemerintah, DPRD danForkompinda Kota Pekalongan. PLT Ketua DPRD Kota Pekalongan, Nusron, S.Ag dan Ketua Komisi A, Bapak Fauzi Umar Lahji, SE turut hadir pada kesempatan tersebut. 



Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan secara bertahap diantaranya tahap pertama dengan sasaran Tenaga Kesehatan yang meliputi dokter dan perawat. Lalu tahap kedua dengan sasaran pelayanan publik yang meliputi (ASN,Polri dan TNI). Tahap terakhir atau tahap ketiga dengan sasaran masyarakat umum. Sasaran Vaksinasi Covid-19 kota Pekalongan (dengan rentang usia lebih dari 18 tahun) adalah sebanyak 204.495 dengan rincian tenaga kesehatan sebanyak 3.596, masyarakat Rentan Lansia 27.336, masyarakat rentan PTM 83.316, pelayan publik(ASN,Polri, dan TNI) sebanyak 86.217, dan yang terakhir masyarakat lainya sebanyak 86.217. Untuk Pelaksanaan vakasin di kota Pekalongan baru memasuki tahap satu, pencanangannya pencanganan dimulainya vaksin di kota Pekalongan diawali dengan pemberian vaksinasi pertama kepada 10 orang yang terdiri dari unsur Kepala Daerah, DPRD, Forkompinda, Kepala Dinas Kesehatan dan Tokoh agama/Tokoh masyarakat. Vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan pada 14 Puskesmas, 2 Klinik (milik TNI dan Polri) serta 9 Rumah Sakit yang menjadi fasilitas pelayanan kesehatan. Jumlah vaksinator yang sudah mengikuti pelatihan sebanyak 79 orang terdiri dari 40 orangdari 14 puskesmas dan 39 orang dari 3 RS.



 Fauzi Umar Lahji, SE sebagai perwakilan penerima Vaksinasi Covid-19 menyampaikan bahwa”secara pribadi dengan adanya vaksinasi ini memberitahukan kepada masyarakat bahwa pemberian vaksin ini tidak beresiko. Pemberian vaksin sendiri menjadi salah satu penanganan Covid-19 sendiri, yang kedua pelaksanaan vaksinasi sendiri memang harus dilakukan agar angka penularan Covid-19 ini bisa menurun khususnya di wilayah kota Pekalongan. Saya sendiri menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut untuk melakukan vaksin ini, saya sendiri sudah membuktikan dengan menjadi relawan penerima vaksin”. 



Humas Sekertariat DPRD Kota Pekalongan